Post Top Ad

IBX590194DBC6E05

Kamis, 22 Februari 2018

5 Kelebihan Tinggal di Perumahan di Malang yang Dekat Bandara

Apa nama bandara di Malang? Abdulrahman Saleh. Nama bandara ini diadopsi dari nama pahlawan Indonesia yang sudah meninggal tahun 1947. Sebetulnya banyak juga jumlah perumahan di Malang. Hanya saja yang paling dekat dengan bandara ini paling banyak peminatnya. Kira-kira, apa saja kelebihan tinggal di perumahan dekat bandara ini?

1. Diprediksi Kawasan Bandara Lebih Ramai Tahun 2019
Memiliki rumah pribadi bisa dikatakan sebagai proyek jangka panjang. Durasinya bisa seumur hidup Anda. Oleh karena itu, ketika tinggal di wilayah potensial, maka secara otomatis bisa menjamin kelancaran berbagai kebutuhan dan usaha Anda. Pada tahun 2019 nanti, Bandara Abdulrahman Saleh akan dinaikkan statusnya menjadi bandara internasional.

Apa dampak yang akan terjadi? Tentu saja akan banyak pesawat link luar negeri yang sering singgah di Kota Malang ini. Kekayaan lain, semacam objek wisata kemungkinan besar akan dikelola lebih santer lagi. Dengan begitu, maka para investor sekaligus pengunjung pun banyak berdatangan. Inilah potensi bisnis yang bagus untuk Anda yang tinggal di Malang.

2. Menjadi Ladang Subur untuk Investasi Properti
Kawasan bandara Malang semakin hari semakin ramai. Oleh karena itu, tidak heran banyak hotel dan bangunan lainnya yang bermunculan. Apakah investasi rumah di dekat Bandara Malang juga potensial? Tentu. Soalnya tidak semua orang bisa menyewa hotel ataupun apartemen dalam waktu yang lama. Tarif untuk mengontrak rumah kan lebih murah.

Di situlah peluang terbuka bagi para pebisnis atau yang minimal tertarik dalam dunia bisnis properti. Kalau Anda termasuk awam dalam hal investasi properti, mungkin ada baiknya belajar dari jenis-jenisnya dulu. Dalam dunia investasi properti, ada 8 jenis yang cukup populer, mulai dari investasi apartemen, ruko, rumah, ruang kantor, toko, town house, indekos, rumah sewa, dan juga tanah.

Alasan utama kenapa investasi perumahan di Malang (khususnya sewa rumah) sangat subur karena banyak agenda pemerintah ditancapkan di Kota Apel ini. Satu yang tengah disiapkan adalah tol yang menghubungkan Pandaan ke Malang. Sedangkan yang kedua sudah disebutkan tadi, yakni mengubah status Bandara Malang ke taraf internasional.

3. Sering Disinggahi Para Wisatawan
Sudah jelas bukan bahwa daerah seperti ini sering disinggahi oleh wisatawan? Contoh yang paling ideal mungkin Bandara Adisucipto yang memiliki target wisata di pusat Kota Yogyakarta. Sementara Bandara Abdulrahman Saleh memiliki target wisata di Kota Malang. Rata-rata, wisata di Malang memiliki ciri khusus berada di dataran tinggi. Inilah kenapa kebun apel mudah ditemui di kota ini.

Objek wisata yang dekat dengan bandara meliputi Alun-Alun Kota Malang, Paralayang Batu, Hawai Waterpark Malang, dan lainnya. Orang yang turun di bandara jadi langsung bisa berburu tempat wisata di sana. Nah, sebagai tuan rumah, tentunya ini menjadi sinyal bagus untuk Anda dalam melancarkan bisnis apa pun. Terutama di sektor perdagangan.

4. Lokasinya yang Sangat Strategis
Dengan tinggal di dekat bandara secara otomatis tinggal di tempat yang strategis. Soalnya di dekat bandara terdapat banyak fasilitas umum yang selalu menjadi target kunjungan warga lokal maupun luar Malang. Apa saja tipe fasilitas umum yang populer di dekat Bandara Malang? Pertama, fasilitas yang berkaitan dengan pendidikan.

Mulai dari SD hingga perguruan tinggi, semuanya ada dan tersedia lengkap di dekat Bandara Malang. Bisa dibilang kalau lokasi ini adalah pusatnya pendidikan di Kota Malang. Bahkan Universitas Negeri Malang juga berada di sana. Andaikata Anda memiliki banyak anak sekalipun tidak akan kesulitan memilihkan pendidikan macam apa pun jika Anda tinggal di kawasan ini.

Kedua, fasilitas yang berkaitan dengan pusat bisnis dan juga pertokoan. Tidak hanya dikenal sebagai pusat pendidikan, banyak pula toko dan aneka ragam bisnis ada di dekat Bandara Malang. Dengan menempati perumahan di Malang, maka Anda akan mudah mengakses fasilitas tersebut. Selain dua tipe fasilitas tersebut, masih ada fasilitas lain, seperti kesehatan.

5. Nilai Tanah dan Bangunan Naik Setiap Tahunnya
Kendatipun Anda tidak menggunakan rumah yang terbeli sebagai investasi macam kontrakan atau indekos, hitungannya tetap investasi. Hanya saja masuk jenis investasi pasif. Naiknya nilai tanah dan juga bangunan rumah Malang dekat bandara karena lokasi yang semakin ramai dan sering diburu para investor.

Kenaikan nilai tanah dan bangunan itu juga bisa dipicu oleh penetapan NJOP alias Nilai Jual Objek Pajak dari pemerintah. Kadang-kadang juga bisa disebabkan oleh para developer nakal demi kepentingan pribadi. Oleh karena itu, rajin-rajinlah mengikuti berita yang berkaitan dengan pajak negara biar lepas dari praktik jail semacam itu.

Perumahan di Malang yang dekat dengan Bandara Malang memang sangat tinggi peminatnya. Tetapi rata-rata rumah yang dijual harganya juga tidak murah. Soalnya menyesuaikan kelebihan-kelebihan yang sudah kita bicarakan tadi. Kalaupun ada yang murah, munculnya juga kadang-kadang.
01.19 / by / 0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad